Pesan Untuk Adik-beradik yang Harus Kita Ingat!

 

🌸  Ketika ada kesempatan, pergilah bersama adik beradik dan saudara. Berkumpul-kumpul, bukan sekadar makan dan minum, tetapi ingat, waktu hidup kita semakin singkat. Maka dari itu, bangunkanlah Persaudaraan

🌸 Mungkin lain waktu kita tidak akan bertemu lagi.

🌸 Mungkin lain waktu kita sudah semakin susah untuk berjalan.

🌸 Menghabiskan sebagian waktu dengan adik beradik akan membuat Hidup lebih Sehat secara Mental dan Fisik.

🌸 Umur itu seperti es batu, di pakai atau tidak akan tetap mencair dan berakhir.

🌸 Begitu juga dengan umur kita. Digunakan atau tidak digunakan, umur kita akan tetap berkurang, dan akhirnya kembali ke hadirat Tuhan.

🌸 Tersenyumlah dan berpikir positif. Air yang mengalir tidak dapat berbalik arah. Kita tidak mungkin dapat berbalik menjadi muda lagi.

🌸 Kita akan menjadi tua, sakit, dan meninggal. Jalani hidup ini dengan ceria, sabar dan santai.

🌸 Jangan suka mau menang sendiri,  sementara adik beradik lain selalu salah.

🌸 Terimalah persaudaraan. Jangan suka mengeluh atau membenci.

🌸 Hidup ini terlalu singkat untuk selalu benar sendiri (Pentingkan diri sendiri)

🌸 Jangan buang adik beradik saudara sedaging, cuma karena tak sepakat.

🌸 Satu keburukan adik beradik/keluarga, bukan bererti hilang sembilan kebaikannya.

🌸 Perbanyaklah waktu untuk berkumpul dengan adik beradik kita.

🌸 Siapa tahu mereka nanti akan menjadi penolong kita di akhirat kelak. Buanglah jauh-jauh sifat egois dan iri hati

🌸 Terimalah kekurangan dan kelebihan dari adik beradik.

🌸 Bertemanlah dengan apa adanya, bukan karena ada apanya.

🌸 Nikmati semua masa, canda dan tawa. Hargai semua perbedaan. Percayakan kemampuan adik beradik kita.

🌸 Jaga perasaannya, tutupi aibnya.Bantu ketika dia jatuh, Sediakan bahu ketika dia menangis.

🌸 Tepuk tangan dan gembira ketika dia sukses. Sebut namanya dalam doa kita.

🌸 Bertemanlah dengan hati yang baik dan tulus. Ketika hatimu baik dan tulus, percayalah, Tuhan juga akan selalu bersamamu. Teruskan  bertanya kabar dengan adik beradik sampai Tuhan berkata waktunya pulang.

Komentar